Showing posts with label Sistem. Show all posts
Showing posts with label Sistem. Show all posts

1.8.18

POSISI REM CAKRAM MOTOR PALING IDEAL?




Rem cakram pada motor yang beredar di Indonesia ada 2 macam jika di lihat dari letaknya. Ada yang di sebelah kiri biasanya terdapat pada motor suzuki tipe Sport seperti  Thunder dan RGR. 

Dan yang ada di sebelah kiri di dominasi oleh motor tipe underbone atau biasa di sebut motor bebek. Apa sih maksud dari pabrikan motor memposisikan rem cakram ada yang di sebelah kiri maupun di kanan.

Sebenarnya penempatan rem cakram untuk motor berkapasitas kecil seperti di Indonesia tidaklah berpengaruh banyak. Kebanyakan pabrikan motor memposisikan rem cakram hanya sebatas estetika saja. Ada pula yang berpendapat karena rantai roda motor ada di sebelah kiri, agar balance rem cakram di posisikan di sebelah kanan.

Lain halnya pada motor besar, karena berkapasitas mesin besar sehingga di perlukan balance yang benar - benar seimbang. Oleh sebab itu pada motor besar, rem cakram yang di gunakan ada di kedua sisi roda depan. 


18.7.18

SISITEM HYBRID YAMAHA GRAND FILANO



Yamaha di Thailand meluncurkan motor hybrid-nya. Jadi, tak hanya Honda PCX yang mengusung teknologi hybrid, Yamaha pun punya teknologinya, tapi baru diluncurkan di Thailand.

Yamaha telah meluncurkan Grand Filano Hybrid di Thailand pada akhir pekan kemarin. Grand Filanosendiri merupakan skuter matik (skutik) Yamaha yang populer di negeri Gajah Putih itu.

Dikutip dari GreatBiker, skutik berteknologi hybriddari Yamaha ini sangat cocok untuk penggunaan dalam kota yang macet. Terlebih, motor berteknologi hybrid bakal lebih efisien dalam hal konsumsi bahan bakar. Jadi cocok digunakan di perkotaan yang padat.

Yamaha Grand Filano ditenagai mesin 125 cc Blue Core injeksi berpendingin udara. Terdapat sistem Smart Motor Generator (SMG) yang terintegrasi dengan sistem tenaga mesin dan menghasilkan tenaga listrik dalam satu paket.

Ketika mesin dinyalakan, tak ada suara berisik starter lagi. Cukup dengan menekan tombol starter sekali dan hanya butuh sekitar 0,2 detik, mesin langsung menyala berkat sistem One-Push Start.

Yamaha Grand Filano Hybrid juga memiliki sistem Stop & Start System (SSS). Fitur itu memungkinkan mesin mati sementara saat motor dalam keadaan berhenti. Cukup dengan membuka gas, mesin bakal hidup lagi dan siap dijalankan kembali. Fitur itu berguna untuk mengirit konsumsi bahan bakar.

Jantung dari Grand Filano Hybrid adalah sistem Hybrid (Power Assist). Sistem itu menggabungkan mesin bakar dan motor listrik. Motor listrik membantu mesin meningkatkan torsi ketika awal berakselerasi. Ketika berakselerasi awal, mesin dan motor listrik bekerja berbarengan sehingga meningkatkan torsi.

Pada saat yang sama, teknologi hybrid bikin motor lebih hemat bahan bakar. Bahkan, Yamaha mengklaim konsumsi bahan bakar motor hybrid Grand Filano itu tembus 60 km/liter.

Motor itu dibekali baterai YTZ6V 12 V, 5.0 Ah (B8B1), YTZ7V (B8B2) 12 V, 6.0 Ah. Disebutkan, perawatan atau penggantian baterai sama seperti baterai (aki) pada motor biasanya.


Sumber :  detikcom

17.7.18

PENGERTIAN SQUISH DAN DOME PADA SILINDERHEAD




Yang di maksud dengan Squish dan Dome pada silinder head. Istilah ini sering kita dengar di dunia balap, karena sangat berpengaruh dengan performa motor. Karena apabila salah setingan dengan squish bukannya menaikkan performa malah menurunkan performa motor.



Pada squish ada istilah lebar squish, sudut squish, dan jarak squish dengan piston. Yang di maksud dengan lebar squish adalah lebar dari irisan dari bibir silinder head sampai bibir dome. Sudut squish adalah derajat kemiringan squish diukur dari rata kepala silinder. Dan Jarak squish adalah jarak aman piston dengan squish, karena apabila jarak ini tidak diatur dengan baik piston akan berbenturan dengan kepala silinder.



Fungsi Squish adalah sebagai pengarah turbulensi campuran bahan bakar dan udara pada dome agar terbakar sempurna. Dan fungsi lainnya adalah sebagai pemampat kompresi motor agar kompresi lebih tinggi, oleh sebab itu banyak mekanik balap yang memapas silinder head dan mengatur ulang squish untuk mendapatkan kompresi tinggi pada motor. 


Yang di maksud DOME pada silinder head adalah kubah tempat terbakarnya campuran bahan bakar. Bentuk dome atau kubah di pengaruhi oleh sudut kemiringan klep, semakin kecil volume kubah semakin tinggi kompresi mesin.


25.5.18

FITUR YG MEMBUAT KAWASAKI VERSYS 1000 MUDAH DIKENDARAI




Kawasaki menyematkan teknologi terkini pada Kawasaki Versys 1000. Fitur itu disebut-sebut mampu meningkatkan kenyamanan berkendara motor gede (moge) berkarakter adventure tersebut.

Salah satu fitur berteknologi tinggi dari Kawasaki yang dimaksud adalah KTRC (Kawasaki Traction Control). Fungsinya adalah menciptakan kenyamanan dalam berkendara serta mencegah ban selip di berbagai tipe jalan.

Mengutip dari situs resmi Kawasaki, KTRC memiliki tiga mode yang bisa diganti melalui handlebar, sekalipun ketika tengah berkendara.

Mode 1 dan 2 dirancang untuk jalanan aspal kering yang memungkinkan pengendara melakukan cornering dengan sudut tajam.

Selain itu, akselerasi mesin pun menjadi lebih baik. Hal itu disumbangkan oleh kemampuan KTRC untuk membuat ban belakang lebih memiliki grip.

Sedangkan mode 3 dibuat untuk membuat laju motor lebih stabil dan seimbang ketika melibas jalanan off-road atau pun aspal basah. Pada pilihan ini, tenaga akan sedikit dikurangi untuk mencegah ban selip ketika berakselerasi.

Selain Kawasaki Versys 1000, motor lain yang juga mengadopsi teknologi ini adalah Kawasaki Ninja 1000, Kawasaki Ninja ZX-14R, Kawasaki Ninja 636, dan tentunya Kawasaki Ninja H2.

Sumber: Otosia.com

9.4.18

Cara Mengganti Sil Kruk As Yamaha F1zR



Kalau motor Anda memang jebol, sekarang giliran langkah penggantiannya. Awas, jangan ditunda-tunda. Dari pada nantinya merembet ke komponen lain, sekarang coba praktikan di Yamaha F1Z-R full cluth.

CUNGKIL

Caranya mudah. Siapkan peralatan yang dibutuhkan : obeng ketok, palu, kunci sok 10 mm, 8 mm dan 17 mm, serta obeng min sudah pasti, berikut sil kruk-as baru. Pertama, lepas kick starter dengan melepas pengikat baut 10. Lalu, tuas pengungkit kopling yang ada di bak kopling. Tanggalkan 7 baut kembang guna membebaskan bak kopling pakai obeng ketok.

Setelah itu, giliran melepas komponen-komponen mesin. Mula-mula lepas mur pengikat gigi primer pakai kunci sok 17 mm (gambar 1). Biar kruk-as tidak ikut berputar, tahan gerak piston pakai top busi yang dipasang di dudukan busi. berikutnya, copot secara berurut ring, bostpanjang yang menyelimuti batang crank shaft bagian kanan serta gigi plastik pemutar pompa oli. Hati-hati spi penahan, putaran bost jangan sampai tercecer. Kini giliran melepas perangkat kopling. Pertama, lepas 4 baut 8 mm pengikat pelat penekan kopling pakai kunci sok (gambar 2). Lantas, lepas keempat per kopling plus pelat penekan. Tanggalkan juga semua kampas kolping berikut pelat geseknya.

Berikutnya, copot mur 17 mm pengancing center cluthatau poros kopling (gambar 3). Biar center cluth tidak ikut berputar, tahan pakai alat khusus bernama rotor holding tool. Atau bisa juga menggunakan baut 12 mm sepanjang 5 cm. Caranya, salah satu ujung baut diletakkan pada lekukan center cluth (got dudukan pelat gesek). Ujung satunya lagi di as kick starter. Bila mur berhasil dilepas, lepas mangkuk kopling.

Lalu, tanggalkan gigi primer berikut ring penahannya dari batang kruk-as. Kemudian lepas baut pelat penahan sil kruk-as pakai obeng ketok. Cabut pula bos sil kruk-as. Nah, sekarang tinggal mencungkil keluar sil tersebut pakai obeng min (gambar 4). Untuk memasang sil baru, gunakan sil bekas dan ketok dengan palu plastik secara perlahan dan merata hingga terpendam ke dalam. Jika sudah terpasang, Anda tinggal merangkai kembali bagian yang sudah dilepas tadi.


Fredy Kusuma 

25.2.18

Penyebab Sokbreker Amblas / Cepat Rusak



Sering pengguna motor yang mengeluhkan shockbreakernya lama kelamaan menjadi terlalu empuk atau amblas pada saat dikendarai berboncengan dan pada saat melibas tikungan motor terasa ngepot atau ngebuang ke samping. Padahal oli shockbreaker tidak bocor, lain halnya jika oli shockbreaker motor bocor, tendangan balik (rebound)tidak lagi tertahan oleh oli.

Lalu apakah penyebab dari terlalu empuknya shockbreaker...?

Shockbreaker terlalu empuk pada motor yang telah mempunyai jam terbang tinggi disebabkan oleh 2 faktor :

1. Oli di dalam shockbreaker lama kelamaan akan encer sejalan dengan lamanya pemakaian motor.

2. Bahan Per keong (coil spring) mengalami kejenuhan, sehingga lama kelamaan mulai lentur, sehingga daya dorong dan tahannya terhadap tekanan berkurang.

Untuk shockbreaker depan motor, oli dan per keong shockbreaker masih bisa diganti. Ganti oli shockbreaker depan motor anda setiap 1-2 tahun sekali dan ganti per keong shockbreaker depan jika jarak main shockbreaker pada saat dikendarai mulai memendek.

Untuk mengakali masalah diatas pada shockbreaker belakang motor, dengan menyetel shockbreaker dengan posisi paling atas agar tekanan per koil semakin kuat, tetapi jika yang bermasalah adalah karena oli shockbreaker yang mulai encer mau tidak mau anda harus mengganti shockbreaker belakang dengan yang baru.

Agar shockbreaker belakang anda lebih awet, pada saat memarkir motor untuk waktu yang lumayan lama usahakan untuk menggunakan rtandar tengah agar posisi shockbreaker belakang menggantung. Jika menggunakan standar samping shockbreaker akan mendapatkan tekanan dari berat motor.

2.2.18

Efek Klep Bocor



Salah satu unsur pemicu busi cepat mati adalah terjadi kebocoran di seputar bibir payung klep. Sehingga komposisi campuran bensin-udara di ruang bakar tak ideal, bahkan sebagian justru malah terbuang keluar.

Pada kondisi ini, akhirnya busi juga yang diserang. Sebab elektroda busi sulit memantik gas bakar. Jadinya busi basah melulu karena campuran bensin yang tidak terbakar itu.

Selain hilang tenaga, motor juga sulit hidup. Kalaupun hidup, karbu sulit diseting langsam lantaran ada gas bakar kembali tertekan ke arah moncong karbu diawal starter. Alhasil gas bakar mentah justru membasahi busi dan komponen sekitarnya.

Nah, untuk memaksimalkan kerja payung klep agar tidak bocor kompresi, komponen satu ini mesti disekir ulang. Atau istilahnya dibikin dudukan alur baru agar payung dan sitting klep enggak rembes waktu gas bakar dimampatkan.

Sekir ulang bisa dan baik dikerjakan sendiri pakai tangan. Supaya hasil kikisan pada payung klep dengan sitting klep alurnya jauh lebih rata. Buat sitting dan payung klep lama bisa langsung pakai pasta amril halus dan digosok selama 5 menit. Tapi, kalau keduanya baru, baiknya gunakan dulu amril kasar. 


Fredy Kusuma 

18.1.18

Beda Antara Mesin Diesel & Mesin Bensin



Mengetahui perbedaan antara mesin diesel dan mesin bensin harus dimulai dengan memahami proses pembakaran yang digunakan oleh kedua jenis mesin tersebut.

Mesin diesel dan mesin bensin sama-sama bekerja dengan pembakaran internal dan menggunakan piston untuk menciptakan energi mekanik.

Namun, apa yang terjadi di dalam silinder mesin merupakan kunci perbedaan cara kerja dan efisiensi kedua jenis mesin.

Pada mesin bensin, bahan bakar dicampur dengan udara, kemudian dikompresi oleh piston, di mana kemudian terbakar dengan bantuan percikan api dari busi.

Bahan bakar dan udara yang terbakar kemudian melepaskan energi yang digunakan untuk mendorong piston.

Mesin diesel menggunakan proses yang sedikit berbeda untuk menghasilkan energi mekanik. Saat piston naik dalam silinder, udara dalam silinder turut terkompresi.

Seiring tekanan semakin besar, suhu udara dalam silinder meningkat secara drastis.

Pembakaran terjadi ketika solar disemprotkan melalui nozzle injector ke dalam udara panas bertekanan tinggi di dalam silinder.

Solar akan langsung terbakar oleh udara panas dan gas pembakaran memaksa piston kembali turun dari silinder untuk menggerakkan kendaraan.

Mesin diesel tidak memerlukan busi karena solar dapat terbakar dengan sendirinya saat berada dalam silinder dengan udara panas dan bertekanan tinggi.

Tidak diperlukannya busi merupakan perbedaan utama antara mesin diesel dan mesin bensin.

Mesin diesel dan mesin bensin juga berbeda dalam hal keawetannya. Namun perlu diperhatikan juga bahwa mesin diesel menggunakan bahan bakar yang tidak sebersih bensin.

Oleh karena itu, perawatan perlu benar-benar diperhatikan bagi pemilik kendaraan bermesin diesel.

Namun, jika dirawat dengan baik, mesin diesel biasanya tahan lebih lama, sebagian karena solar tidak korosif seperti bensin.

Suatu hal yang umum bahwa mesin diesel bisa bertahan 322.000 km hingga 800.000 km pada kendaraan non-komersial sebelum dilakukan penggantian atau perawatan besar.

Sedangkan kendaraan komersial dengan mesin diesel setidaknya dapat mencapai 800.000 km meskipun lebih dari itu juga bukan merupakan hal yang aneh.

Daya tahan ini harus menjadi faktor saat mempertimbangkan apakah hendak memilih kendaraan dengan mesin diesel atau bensin.


www.Amazine.co

15.1.18

Permasalahan Seputar Sensor Temperatur Vixion



Keluhan soal munculnya kedipan pada indikator engine di Yamaha V-Ixion . Untuk motor jarang dipakai dan jarak tempuh masih sedikit. Sering Ditemukan "Kediapannya 2 kali agak lambat dan 1 cepat. Menurut tabel engine check, kedipan ini (21) mengarah pada malfungsi sensor suhu.

Saat dingin, agak sulit dinyalakan. Saat jalan pun tenaga seperti ngempos atau kehilangan power saat akselerasi mendadak. Anehnya, kendala itu kadang terjadi kadang normal. Tetapi setelah motor sudah jalan jauh dan mesin mulai panas, kejadian serupa di atas muncul lagi.

Nah mungkin hal serupa pernah dialami oleh Vixioner lain. Berikut penjelasannya, sesuai jumlah kedipan, dapat diindikasi memang ada masalah pada coolant temperatur sensor (CTS) yang letaknya di blok mesin kanan kalau dilihat dari arah pengemudi (gambar 1). Tetapi hal itu bukan penyebab gejala yang seperti diatas.


Bila CTS tak bekerja, maka hanya akan berpengaruh pada sistem pendinginan. Yakni kipas radiator tidak akan bekerja pada suhu 80 derajat celcius (harusnya kipas hidup pada suhu itu). Sebab sensor ini terkoneksi dengan kipas tadi, kalau kejadian seprti ini sering dialami Vixion. Artinya, meski CTS tak berfungsi, mesin tetap masih bisa dihidupkan.

CTS punya 2 fungsi ; mengaktifkan  FID atau auto choke (saat mesin dingin) dan kipas radiator (saat suhu mesin mencapai titik tertentu). Sensor ini tak berhubungan dengan pengaturan debit udara dan bahan bakar.

Sedang sensor pengatur komposisi udara dan bahan bakar adanya di throttel body. Seperti TPS, intake air pressure sensor (IAPS) dan intake air temperatur sensor (IATS). Menurut Dhana, soal kendala tenaga jadi ngempos, susah langsam dan lainnya, diprediksi dari sistem bahan bakar. Bukan tak mungkin karena motor lama tak dipakai, bensin jadi mengendap dan menyumbat saluran fuel injection (FI). Alhasil pengaruhi debit dan kualitas kabut yang diciptakan. Sehingga berdampak pada menurunnya performa mesin.

Agar tahu benar sumber masalah yang datang dari sistem bahan bakar, bisa di cek pakai diagostic tool. Di alat ini akan ketahuan tingkat CO-nya berapa yang menggambarkan hasil pembakaran. Apa sempurna atau tidak. 

Sementara soal indikator engine check yang kadang menyala dan mati menunjukkan diagnosa malfungsi pada CTS, Disarankan agar memeriksa sambungan kabelnya. Bisa jadi ada sambungan kabel (gambar 2.) yang kendur, kotor atau putus di tengah.


.          Gbr 2. Pengecekan Sambungan Kabel

Sebab CTS (gambar 3) rusak, komponen ini akan mati terus dan gak bisa diperbaiki, harus diganti dengan yang baru. Harga resminya sekitar Rp 131.000. Tetapi belum tentu langsung tersedia. Mesti inden seminggu (di luar jawa bisa lebih). Karena CTS bukan termasuk komponen fast moving.


        Gbr 3. Coolant Temperatur Sensor (CTS)

20.12.17

Apa Itu Sistem CBS & ABS Apa Pula Keunggulannya



Astra Honda Motor resmi menghadirkan skuter matik premiumnya, PCX. Penantang Yamaha NMax ini, kini sudah dirakit lokal dan memiliki harga yang jauh lebih terjangkau, dibanding model sebelumnya yang masih impor.

Honda PCX lokal ini, diluncurkan dalam dua varian, yaitu CBS dengan harga Rp 27 juta dan ABS dibanderol Rp 32 juta. Sesuai dengan namanya, perbedaan kedua varian Honda PCX rasa lokal ini terdapat pada fitur pengeremannya.

Lalu, apa perbedaan sistem pengereman CBS dan ABS, serta apa kelebihannya dari dua sistem pengereman tersebut?

Pertama kita bahas sistem pengereman combi brake system atau CBS. Sebenarnya, teknologi ini juga sudah terdapat di varian motor Honda lainnya, seperti Vario, BeAT, dan Scoopy.

Fitur CBS ini merupakan pengereman yang mengoperasikan satu handle rem, tapi rem yang bekerja depan dan belakang.

Cara kerja CBS, ketika tuas rem kiri ditekan, maka equalizer gaya akan bekerja untuk mendistribusikan tenaga tekanan menjadi dua. Tekanan pengereman didistribusikan satu menuju rem di roda belakang, dan satunya lagi menuju ke tuas ungkit.

Gunanya adalah untuk menekan knocker yang akan menekan piston hidrolik, yang kemudian akan bereaksi untuk mengaktifkan rem cakram depan. Pada proses ini kekuatan pengereman akan terbagi secara otomatis pada kedua roda depan dan belakang berkat Combi Brake System Hidrolis dengan 3 piston caliper

Lalu, dengan CBS memiliki kelebihan, yaitu pengereman dianggap lebih optimal bisa dilakukan langsung oleh rem depan dan rem belakang

Selain CBS, teknologi pengereman yang lebih canggih yang terdapat di Honda PCX, adalah anti lock braking system atau ABS.

ABS adalah :

Sesuai namanya, rem ABS ini untuk menghentikan penguncian di roda saat terjadi pengereman yang mendadak atau terlalu keras.

Fungsi rem ABS ini, yaitu suplai rem hidrolik menuju ke piston, dan rem bekerja secara perlahan tanpa langsung mencengkram roda, dan membuat roda langsung berhenti.

Cara kerjanya, sensor sistem ABS bakal mendeteksi terjadinya penguncian roda, dan secara otomatis sensor bakal mengirimkan sinyal ke modul, lalu memerintahkan piston mengendur. Lalu, saat penguncian roda sudah berkurang, piston rem akan ditingkatkan kembali.

Kelebihannya, dengan rem ABS, kendaraan tidak akan slip karena ban berhenti berputar. Jadi, saat melakukan pengereman, seperti pengendara yang masih mengocok rem, dan berhenti secara perlahan dan tidak slip dan mengakibatkan kecelakaan yang fatal.

15.12.17

Sistem Injeksi EPI Pada Motor Suzuki Nex



SUZUKI EPI adalah sistem penyuplai bahan bakar seperti halnya EFI (electrinic fuel Injection) yang biasa di pakai oleh motor - motor besar SUZUKI seperti Hayabusa dan mobil injeksi SUZUKI. Jadi yang membedakan teknologi EPI dan DCP-FI adalah letak atau posisi dari pompa bahan bakar (fuel pump) dan regulator SUZUKI EPI terpisah dengan injektor. Untuk itu membutuhkan selang bahan bakar (fuel hose) yang kuat tekanan tinggi. Dan untuk DCP-FI, semua komponen seperti pompa dan regulator melekat menjadi satu kesatuan dengan injektor.


Ada 5 komponen penting dalam teknologi penyuplai bahan bakar SUZUKI EPI :

1. Pompa Bahan bakar (Fuel Pump)
Pompa bensin berfungsi sebagai penyuplai bahan bakar dari tangki bahan bakar sampai ke injektor. Pompa bensin terletak pada tangki bahan bakar dan penggerak pompa memakai elektrik motor listrik. Pompa terdiri dari motor, pompa itu sendiri, check valve, relief valve dan filter yang diletakan di saluran masuk pompa.

2. Filter bahan bakar (Fuel filter)
Filter bahan bakar berfungsi menyaring kotoran atau partikel asing agar tidak masuk ke injektor, karena injektor bahan bakar mudah tersumbat oleh kotoran. Posisi filter bahan bakar terletak pada selang (fuel hose)bertekanan tinggi.

3. Regulator (Fuel Presure regulator)
Regulator berfungsi mengatur tekanan bahan bakar ke injektor.Volume bahan bakar yang diinjeksikan sesuai dengan perintah (lamanya sinyal) dari ECM (electronic control module).

4. Peredam tekanan (Pulsation damper)
Peredam tekanan berfungsi menstabilkan tekanan bahan bakar yang diakibatkan kevakuman intake manifold dan pada saat penginjeksian bahan bakar oleh injektor, agar tekanan bahan bakar stabil pada posisi 2,1-2,6 kg/cm².

5. Injektor (Injector)
Injektor berfungsi sebagai penyemprot bahan bakar ke intake manifold yang kerjanya di kontrol oleh ECM (electronic control module). Posisinya berada di intake manifold dekat intake port (lubang masuk).

Komponen Sistem Kontrol Elektronik (sensor) pada SUZUKI EPI:

1. Electrinic control module (ECM)
ECM adalah komputer kecil yang tidak cuma berfungsi mengontrol kelengkapan injeksi bahan bakar, seperti injektor, regulator, relay dll. Tetapi tugas dari ECM juga mendiagnosa masalah/kerusakan pada sistem injeksi bahan bakar dan melaporkan kerusakan ke pengendara dengan sinyal lampu.

2.Oksigen Sensor
Sensor O2 dipasang di exhaust manifold yang berfungsi untuk mendeteksi konsentrasi oksigen pada gas buang kendaraan, lalu menghitung
perbandingan udara dan bensin dan menginformasikan pada ECM. Kadar oksigen
yang tinggi menandakan campuran kurus (terlalu banyak udara dan miskin bahan bakar). Jika kadar oksigen rendah maka ECM menyimpulkan campuran terlalu gemuk alias terlalu boros bahan bakar.

3.Crankshaft Position Sensor (CKP)
Berfungsi sebagai sensor utama untuk mendeteksi putaran mesin, dan out put signal dari CKP sensor dikirim ke ECM untuk menentukan volume bahan bakar yang diijeksikan.


4.Throtlle Position Sensor (TPS)
Sensor ini sama halnya yang diaplikasi pada SUZUKI Nex tipe karburator berfungsi mendeteksi lebar pembukaan throttle atau kalau di karbu tingginya skep.


5. TIP-Over Sensor (TO)
TO adalah sensor yang berfungsi mendeteksi kemiringan kendaraan dimana sensor ini dipasang agar kendaraan yang kemiringan 65ยบ pada saat terjatuh dengan waktu tidak lebih dari 2 detik akan memberikan sinyal ke ECM untuk menghentikan fungsi fuel injektor dan pengapian sehingga mesin dapat mati dengan seketika untuk menjaga keselamatan pengendara. 


: Laskar suzuki

10.12.17

Ternyata Lubang Pada Piringan Cakram Ada Fungsinya Lho !!



Lubang pada piringan cakram berfungsi untuk mengusir panas akibat gesekan kampas rem.

Serta Rem berfungsi untuk meredam laju atau kecepatan sepeda motor.

Karena fungsinya yang sangat vital, selalu perhatikan kondisi rem agar tidak mengundang celaka.

Selain kampas rem, pastikan juga ketebalan piringan cakram.

Nah, terkadang masih muncul pertanyaan apa fungsi lubang yang berada dipiringan cakram.

Piringan cakram yang terbuat dari logam serta ditambah lubang-lubang bukan untuk memperindah tampilan.

Tapi ternyata ada fungsi yang lebih penting ternyata.

Lubang-lubang yang banyak dipiringan cakram berfungsi untuk mengurangi hawa panas yang disebabkan gesekan kampas rem.

Lubang-lubang pada piringan cakram berfungsi menghalau panas.

Gesekan dari kampas rem menyebabkan panas yang bisa diredam dengan lubang-lubang tersebut.

Pengereman yang berulang-ulang menyebabkan panas pada permukaan piringan cakram dan itu teratasi dengan lubang-lubang tersebut.

Selain meredam panas akibat gesekan dengan kampas rem, lubang dipiringan cakram berfungsi menghalau kotoran.

Gesekan kampas rem akan menyisakan debu atau kotoran dan itu langsung terbuang dari sela-sela dipiringan cakram.

Lubang-lubang dipiringan cakram juga membuat bobot piringan cakram menjadi lebih ringan.

7.12.17

PENGARUH TEGANGAN ACCU PADA SISTEM PENGAPIAN



Baterai adalah sumber api dari sistem pengapian. Kekuatan dari baterai (accu) dapat dinyatakan dengan tegangan (volt) yang dimiliki, artinya kekuatan baterai sebagai sumber api tergantung dari besarnya tegangan baterai. Lalu bagaimana pengaruh tegangan baterai terhadap percikan bunga api yang di hasilkan busi.

Syarat mutlak dari optimalnya sistem pengapian yang salah satunya adalah pengapian harus kuat. 

Sistem pengapian terutama pengapian sistem DC, sangat membutuhkan baterai (aki) sebagai sumber api. Karena baterai memberikan suplai tegangan 12 volt ke inventer yang menjadi satu dalam CDI,lalu inventerakan menaikkan tegangan menjadi 350 volt untuk mengisi kondensor sebelum dilepaskan ke koil. Jika tegangan baterai kurang dari 12 volt, inventer tidak dapat menaikkan tegangan menjadi 350 volt, akhirnya tegangan yang dialirkan ke koil tidak sdmpurna dan percikan bunga api di busi tidak optimal .

Dan apabila tegangan baterai dibiarkan terus menerus menurun akan mengakibatkan rusaknya komponen CDI. Maka dari itu rawatlah baterai (aki) motor anda dan periksa secara rutin ketinggian air aki apabila anda memakai aki basah.

4.12.17

PENGARUH BUSI RACING PADA MESIN STANDAR



Busi racing dibuat untuk ruang bakar yang bertekanan tinggi. Makanya disebut busi dingin. Maksudnya walau ruang bangkarnya panas ala racing, businya tetap dingin terkontrol percikan apinya. Contoh mesin racing untuk 4T durasi kemnya sudah bikin lama membuka diiringi menaikan kompresi dan memperbesar porting cocoknya pakai busi dingin.

Sedang motor harian lebih baik pakai busi panas alias busi std sesuai anjuran pabrik. Suhu motor harian konsistennya di bawah 850oC. Nah busi panas tetap hangat sehingga nyala normal saat suhu ruang bakar.

Jadi jelas bahwa nggak bakal ngaruh apa-apa busi racing alias dingin pada mesin yang belum racing alias standar harian. Yang ada malah merogoh saku lebih dalam. Maksudnya harga businya kemahalan. Juga merusak mesin, karena busi ini tidak bekerja maksimal saat suhu di ruang bakar di bawah 450oC seperti mesin standar. Malah busi jadi terlambat mengirim api dan akhirnya malah menciptakan karbon.

Terus jangan salah pengertian juga dengan istilah busi iridium, platinium dan biasa. Semua tipe itu ada pada busi standar dan racing. Ada iridium harian dan racing. Kalau di NGK busi yang angkanya makin besar adalah busi dingin. Kisarannya dari angka 7 ke atas. Busi panas dari 7 ke bawah. Tapi lebih tepatnya lihat kode sesuai petunjuk pabrik.

Jadi setelah baca tulisan ini jangan sembarang beli busi racing, kalau mesin motornya masih standar. Itu mesin nggak
bakal berubah jadi racing. 

3.12.17

FUNGSI SISTEM PENDINGIN PADA MOTOR



Pendinginan mesin berfungsi untuk menjaga temperatur kerja mesin agar tetap stabil. Mengapa sistem pendinginan mesin diperlukan, sistem pendingin pada mesin motor diperlukan untuk mengurangi panas yang ditimbulkan oleh mesin dan diserap agar tidak terjadi panas berlebihan. Apabila terjadi panas berlebihan pada komponen mesin akan terjadi pemuaian yang berlebihan dan perubahan struktur logam komponen mesin.

Untuk posisi pendinginan mesin dibagi 2 macam, yaitu:

1. Pendinginan Dalam.
Pendinginan dalam yang dimaksud adalah pendinginan melalui penguapan bahan bakar di dalam silinder pada saat piston melakukan langkah hisap. 

2. Pendinginan Luar.
Pendinginan luar yang dimaksud adalah pendinginan mesin dengan cara pelepasan panas ke udara bebas. Pendinginan luar juga dibagi menjadi 2, yaitu: dengan radiasi dan dengan hantaran cairan.

A. Dengan radiasi , panas mesin dilepaskan ke udara secara langsung dengan bantuan hembusan angin

B. Dengan Hantaran cairan, pendinginan mesin tidak berhubungan langsung dengan udara luar tetapi melalui penghantar cairan pendingin atau pelumas yang didinginkan.

Fungsi bagian komponen pendingin mesin tipe radiator.

1. Kantong cairan di samping silinder
Sebagai tempat beredarnya cairan radiator atau air di dalam mesin dan cairan akan mengalir ke tempat  tempat yang memerlukan pendinginan seperti: Kepala silinder dan silinder blok

2. Selang cairan radiator
Untuk memindahkan cairan pendingin (sirkulasi) dari mesin ke radiator ataupun dari radiator ke kantong cairan di mesin.

3. Radiator
Untuk mendinginkan cairan pendingin dengan memindahkan panas ke udara luar (Radiasi).

4. Reservoir
Sebagai penyedia cairan cadangan dan sebagai penyeimbang perbedaan volume cairan pendingin akibat panas. Biasanya pada saat mesin mulai hidup radiator akan menyedot cairan dari dalam reservoir karena volume cairan kurang dan pada saat mesin di matikan cairan pendingin dikembalikan lagi sebagian ke reservoir.

5. Tutup Radiator
Untuk menaikkan dan menstabilkan tekanan cairan radiator dalam sistem pendingin (mengatur tekanan air).

6. Kipas pendingin
Untuk mengalirkan udara melalui radiator agar pendinginan tidak bergantung pada kecepatan kendaraan. Jika posisi kipas di belakang radiator, berfungsi sebagai penyedot udara dari arah depan radiator.

7. Pompa cairan radiator
Berfungsi untuk mempercepat peredaran cairan radiator pada sistem pendingin mesin.

8. Termostat
Berfungsi untuk mengatur temperatur kerja cairan pendingin saat mesin motor masih dingin (Baru hidup) dan mengatur sirkulasi cairan pendingin. 

22.11.17

SISTEM PELUMASAN DI MOTOR 4 TAK



Sistem pelumasan mesin pada motor 4 langkah (4Tak) hanya menggunakan 1 macam oli untuk melumasi seluruh bagian komponen mesin motor mulai dari komponen ruang bakar, komponen kopling dan komponen Transmisi. Oleh sebab itu di butuhkan oli sesuai dengan spasifikasi khusus untuk motor.


Sistem pelumasan untuk motor berbeda dengan sistem pelumasan mobil meskipun sama - sama menggunakan mesin 4 langkah. Karena pelumasan pada mobil antara ruang bakar,transmisi dibuat berbeda dan koplingnya dibuat sistem kering seperti halnya motor matic.

Pada motor 4 langkah biasanya pelumas di simpan di bak kruk as (crankcase) dan dialirkan ke seluruh komponen motor dengan bantuan pompa oli dan biasanya disebut Wet sump system. Tetapi ada juga motor yang menyediakan bak penampung pelumas secara terpisah di luar mesin motor atau biasa di sebut Dry sump system.

1. WET SUMP SYSTEM


Pelumas dari bak kruk-as dipompa ke ruang penggerak katup untuk melumasi komponen noken-as, temlar (pelatuk), batang klep (katup) dan akhirnya di kembalikan ke ruang kruk-as lewat ruang rantai kamrat. Untuk pelumasan pada bagian silinder dan piston biasanya cuma mengandalkan gayungan atau cipratan kruk-as saja, tetapi untukr motor modern seperti SUZUKI telah menggunakan sistem nosel yang yang menyemprot langsung ke dinding silinder dan pelumas akan di sapu ke bawah oleh ring piston pada saat langkah hisap maupun langkah usaha. Untuk kopling dan transmisi biasanya cuma mengandalkan cipratan pelumas saja pada saat mesin bekerja, tetapi ada juga yang mengambil pelumasan dari pompa oli.


2. DRY SUMP SYSTEM

Pelumas ditampung terpisah dalam tangki oli dan diberikan tekanan pompa oli melalui saluran yang sama dalam sistem wet sump sia rem. Setelah melumasi oli kembali ke raung crankcase dan disalurkan kembali ke tangki oleh pompa. Kopling dan transmisi dilumasi oleh cipratan oli dari pompa ke tangki oli.